Xiaomi kembali menggebrak pasar ponsel tanah air dengan peluncuran anggota terbaru dari seri K100, yaitu Redmi K100. Perangkat ini resmi diperkenalkan pada 27 Agustus 2026, melanjutkan tradisi inovasi dari sang raksasa teknologi asal Tiongkok.
Kehadiran Redmi K100 menjadi momen penting bagi lini produk Xiaomi. Ponsel ini hadir sebagai penerus Redmi K90 yang menarik perhatian pasar pada Oktober 2025. Dengan spesifikasi unggulan, Redmi K100 berusaha meningkatkan standar smartphone, terutama dalam hal daya tahan baterai dan performa.
Daya Tahan Baterai Setara Power Bank: Era Baru Ketahanan Ponsel Xiaomi

Salah satu daya tarik utama Xiaomi Redmi K100 terletak pada kapasitas baterainya. Ponsel ini mengusung baterai jumbo berkapasitas 10.000 mAh. Angka tersebut menjadikannya salah satu HP Xiaomi dengan baterai terbesar. Kapasitasnya bahkan setara dengan baterai power bank portabel.
Also Read
Xiaomi mengklaim baterai Redmi K100 mampu bertahan hingga 2,3 hari untuk penggunaan normal. Kemampuan ini tentu menarik bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah. Mereka tidak perlu terlalu sering mencari sumber listrik untuk mengisi daya. Sebelumnya, Redmi Note 17 Pro Max memegang rekor baterai terbesar di keluarga HP Xiaomi.
Redmi K100 juga mendukung teknologi pengisian cepat 100W melalui port USB Type-C. Teknologi ini membantu pengguna mengisi ulang baterai berkapasitas besar dalam waktu lebih singkat.
Selain itu, fitur reverse wired charging 27W memungkinkan Redmi K100 mengisi daya perangkat lain melalui kabel. Pengguna bisa memanfaatkan fitur ini sebagai pengganti power bank dalam situasi tertentu.
Xiaomi juga menghadirkan fitur bypass charging untuk para gamer. Fitur ini mengalirkan daya langsung ke perangkat saat pengguna bermain game sambil mengisi baterai. Dengan begitu, ponsel dapat mengurangi panas berlebih dan membantu menjaga kesehatan baterai.
Performa Gahar Berkat Chipset Flagship dan Dukungan Gaming Canggih

Xiaomi membekali Redmi K100 dengan chipset kelas flagship, yaitu Qualcomm Snapdragon 8 Elite. Chipset ini menawarkan performa tinggi untuk menjalankan berbagai aplikasi berat. Pengguna juga bisa mengandalkannya untuk multitasking dan bermain game.
Snapdragon 8 Elite memang bukan chipset terbaru di kelasnya. Namun, kemampuannya masih memadai untuk mendukung berbagai kebutuhan harian maupun gaming.
Xiaomi turut menyematkan chip gaming khusus D2. Chip ini membantu mengoptimalkan grafis pada puluhan game yang kompatibel. Dalam kondisi tertentu, perangkat bahkan mendukung frame rate hingga 165 fps.
Untuk mendukung performanya, Redmi K100 menggunakan RAM LPDDR5X Ultra dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi tersebut menawarkan kecepatan akses data yang tinggi. Pengguna juga bisa berpindah aplikasi dengan lebih lancar.
Xiaomi menyediakan tiga pilihan konfigurasi memori. Pengguna dapat memilih varian 12/256GB, 12/512GB, atau 16/512GB. Pilihan ini memberi keleluasaan bagi pengguna untuk menyesuaikan kapasitas penyimpanan dengan kebutuhan mereka.
Desain Modern dengan Layar Imersif dan Kualitas Visual Unggul

Redmi K100 mengusung desain layar datar dengan tampilan modern dan elegan. Xiaomi menggunakan panel OLED berukuran 6,83 inci. Layarnya menawarkan resolusi 1280 x 2772 piksel untuk menghasilkan gambar yang tajam.
Layar ini juga mendukung refresh rate 165 Hz dan touch sampling rate 480 Hz. Kombinasi tersebut membuat pergerakan gambar terasa lebih mulus. Respons sentuhannya pun mendukung pengalaman bermain game yang lebih nyaman.
Kecerahan puncak layar mencapai 3.500 nit. Angka tersebut membantu pengguna melihat konten dengan jelas di lingkungan terang. Sebaliknya, tingkat kecerahan minimum 1 nit cocok untuk penggunaan di ruangan gelap. Pengaturan ini juga membantu mengurangi paparan cahaya layar saat malam hari.
Pada bagian tengah atas layar, Xiaomi menempatkan kamera selfie 20 MP. Kamera ini mendukung kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Spesifikasi Layar dan Kamera Selfie Redmi K100

Beralih ke bagian belakang, Redmi K100 menggunakan modul kamera berbentuk persegi panjang yang menonjol. Modul tersebut menampung dua kamera dengan fungsi berbeda.
Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dan menggunakan sensor Light Fusion 800. Xiaomi juga melengkapinya dengan bukaan lensa f/1.68 serta stabilisasi gambar optik (OIS). Kombinasi tersebut membantu menghasilkan foto yang lebih tajam, terutama dalam kondisi minim cahaya.
Sebagai pendamping, tersedia kamera ultrawide 8 MP dengan bukaan f/2.2. Kamera ini cocok untuk memotret pemandangan atau objek dengan sudut pandang lebih luas.
Pada sisi kanan modul kamera, terdapat logo BOSE yang menandai kolaborasi di sektor audio. Namun, Redmi K100 tidak memiliki speaker subwoofer seperti varian Pro Max.
Meski begitu, Xiaomi tetap melengkapi ponsel ini dengan speaker stereo. Fitur lainnya mencakup pemindai sidik jari di dalam layar dan pemancar inframerah. Redmi K100 juga menawarkan sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 serta sistem operasi HyperOS 4.
Xiaomi menghadirkan Redmi K100 dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, putih, dan hijau.
Untuk pasar Tiongkok, harga Redmi K100 mulai dari 3.499 yuan atau sekitar Rp9,5 juta. Harga tersebut berlaku untuk varian 12/256GB. Sementara itu, varian 12/512GB dibanderol 4.099 yuan atau sekitar Rp11,1 juta.
Bagi pengguna yang membutuhkan memori lebih besar, tersedia varian 16/512GB dengan harga 4.499 yuan atau sekitar Rp12,2 juta. Harga dalam rupiah tersebut merupakan perkiraan konversi dan belum tentu mencerminkan harga resmi di Indonesia.
Sementara itu, kehadiran Redmi K100 Pro dan Redmi K100 Pro Max di pasar internasional turut memunculkan spekulasi mengenai masa depan varian regulernya. Kedua model tersebut disebut hadir secara global dengan nama POCO F9 Pro dan POCO F9 Ultra.
Kondisi ini membuat publik menantikan langkah Xiaomi berikutnya. Apakah Redmi K100 juga akan meluncur di pasar global? Jika iya, menarik untuk melihat nama yang akan digunakan Xiaomi untuk memasarkannya di luar Tiongkok.







